Si Gatot Kaca Kehilangan Celana

Si Gatot Kaca Kehilangan Celana

Senang sekali ketika melihat anak-anak bermandian di sungai siang harinya, telanjang bulat, bercanda, tertawa bersama sampai-sampai tak ingat pulang, aku terbayang potret ku ketika seumuran mereka, sempat ingin punya rumah dipinggiran sungai, namun ketika banjir besar datang, aku berdoa lebih baik rumah ku tetap disana saja. 

Berdiri di tepian melihat, memantau kalau ada yang mencurigakan, sunan kalijaga itu cerita lama, ini aku baywatch spesialis anak-anak nakal, ku pandangi setiap dari mereka ku video kalau saja seandainya ada yang tenggelam nanti. 

Tak terasa siang itu panas juga, lalu kuputuskan untuk mandi, melepas pakaian, namun tidak dengan celana komprang ku. Beberapa menit berlalu ku lihat dari pinggiran yang jauh seorang anak kecil, "gaya-gayanya seperti adikku", geram rasa ingin menjewer telinganya ku intip pelan-pelan untuk memastikan dia adikku atau bukan, aku berlari dan terjatuh hingga ketahuan, "awas ada Thanos! Ada thanos! Lari!" teriaknya ketakutan bersama dengan para geng motor the avenger, "mas mu ini bukan thanos tapi gatot kaca hayo mau kemana!?, thanos itu masih pakek baju, orang jawa dibilang thanos, thanos itu kayak buto ijo jelek", jelasku sambil menahan tawa. 

Setelah ku suruh para jajaran superhero menjauhi pinggiran sungai dan hanya melihat dari kejauhan, aku mulai bereksperimen dengan gaya salto depan dan belakang, ini terjadi tanpa ku rencanakan walau sebenarnya instingku mencium ada bau wanita yang menyuruh untuk beratraksi di belakang ku. "Mas di situ dalam gak? " tanya seorang cewek lembut sekali, ia mengenakan sepatu putih, celana pendek dan rambut yang terikat, "cuma sedada mbak" terangku dengan kerendahan hati sambil ku dengar seruan adikku bersama teman-temannya,"ciiiee...!!! Ciiieee!!!", aku pun tak memperdulikan suara kicauan mereka. 

Aku pun mulai teringat sebuah film FTV remaja yang ceritanya ada kemiripan begini, aku lupa judulnya yang jelas sama alurnya, "Dari mana mbak, bukan orang sini ya?".tanyaku dengan gaya sok keren sambil bersiap salto belakang yang ingin ku buat sedikit wah begitu, "dari jogja mas kesini cuma main ketempat saudara" sahutnya sambil tersenyum. karna terlalu bersemangat salto, tapi bagiku ekspektasinya terbang sejauh 2 meter, tak terasa tali pengikat celanaku lepas dan membuatnya mengenai air dan terbawa kencangnya arus, "aduh mati aku" sambil menyelam diiringi dengan malu berkepanjangan mengejar celana komprang yang lepas. "Wkwkwkwkwk... celananya hanyut mas" tawa cewek yang lupa ku tanyai namanya bersama para pembela kebenaran yang mengintip dari pinggiran sungai.

By : Krisnanto Adi Sulaksono


Si Gatot Kaca Kehilangan Celana
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.

Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

Note: only a member of this blog may post a comment.