Rokok Itu Meneror Saya Sampai Kedalam Mimpi

Rokok Itu Meneror Saya Sampai Kedalam Mimpi

Ini menurut saya ya, bukan sebuah kebenaran hakiki hanya pengalaman dan pendapat yang saya alami saja, ketika sudah memutuskan hubungan dengan rokok, perasaan ingin merokok itu sangat kuat sekali terlebih pada hari-hari pertama berhenti merokok, dari semua godaan yang secara sadar saya alami, godaan kembali merokok inilah yang paling dahsyat dalam hidup saya. 

Setelah 67 hari saya tidak merokok, sekarang otak saya sudah agak tenang dan bisa menulis dengan baik, maka dari itu saya ingin cerita sedikit tentang hari-hari pertama bagaimana rokok ini senantiasa minta balikan lagi sama saya. 

Pada awal-awal berhenti merokok setelah sukses sekitar satu minggu saya tidak merokok, banyak peristiwa tanpa sengaja yang saya alami, sewaktu masih merokok jadwal BAB saya biasanya sore sampai magrib, seperti kebanyakan smoker kalau BAB itu paling nikmat sambil merokok, dan saya juga demikian. 

Waktu itu hari sudah menjelang senja jamnya saya mandi, pada hari-hari sewaktu masih merokok gerakan mulai bersiap mandi ini merupakan gerakan yang otomatis, saya ambil handuk kemudian ambil korek gas sambil buka laci meja dan ambil rokok sebatang setelah itu saya melangkah santai menuju kamar mandi. 

Rokok Itu Meneror Saya Sampai Kedalam Mimpi
(Ilustrasi, Foto : terapiotak.com)

Hari itu (sudah dalam proses berhenti merokok) gerakan mandi saya sedang otomatis, setelah selesai semua anak-anak mandi, pas giliran saya, gerakan mengambil handuk di jemuran berlangsung dengan khidmat, lalu kemudian ambil korek gas di dapur juga berlangsung dengan tertib dan tenang, kemudian laci meja yang saya buka, eh ternyata tidak ada rokok, masih dalam proses gerakan mandi yang berlangsung dengan tenang dan lancar. 

Ketika rokok tidak saya temukan didalam laci, saya letakkan lagi handuk, cari kunci motor lalu ngacir cari warung buat beli rokok, diperjalanan saya baru sadar bahwa saya sudah tidak merokok lagi, tapi anehnya tangan saya malah semakin kenceng tarik gas, bukannya berhenti lalu balik kerumah, akhirnya saya sampai juga di warung, sudah dalam keadaan sadar kalau saya sudah tidak merokok lagi. 

Tapi tangan dan mulut ini bergerak sendiri tanpa saya perintah akhirnya satu bungkus sampoerna mild kecil sudah ditangan, masih dalam keadaan tidak mau diperintah, tangan saya autodidak bergerak ambil kunci motor lalu ngacir lagi pulang kerumah, sampai dirumah baru saya sadarkan diri sepenuhnya, tapi apa mau dikata rokok sudah terbeli, pada akhirnya memang saya tidak hisap rokok itu, dan proses mandi saya berlangsung kembali dengan sedikit kegelisahan, BAB tanpa rokok itu sangat menyiksa waktu itu. 

Karena secara tidak sadar saya sudah punya rokok, saya kembali focus kepada niat berhenti merokok, lalu saya memutuskan untuk cepat tidur malam itu, nah mulai malam itulah hingga malam-malam berikutnya saya selalu berhiaskan mimpi-mimpi. 

Padahal sewaktu saya masih merokok ketika tidur malam saya tidak pernah bermimpi sama sekali, tidak pernah sama sekali, mimpi-mimpi yang terjadi itu rata-rata aneh dan kadang menakutkan, saya bermimpi dengan orang-orang yang sudah puluhan tahun tidak pernah bertemu lagi, atau tidak saya ketahaui lagi dimana keberadaan mereka. 

Siang harinya mulai dari pagi saya menyadari kalau di laci saya sudah ada satu bungkus rokok sampoerna mild kecil, ini perjuangan saya lagi bagaimana menolak berhubungan lagi dengan sampoerna kecil ini. 

Pada saat itu “sakau rokok” saya makin gila, berbagai pembenaran hadir dalam otak saya, pada akhirnya saya dikalahkan jua oleh setan rokok, lalu saya pergi ke rumah tetangga, disana banyak anak-anak lagi main gaple, kebetulan tetangga saya jualan mie ayam, saya pesan satu mie ayamnya (waktu itu belum bulan puasa). 

Setelah selesai makan mie saya hisap satu batang rokok sampoerna mild, habis satu batang sisa itu rokok saya kasih ke anak-anak yang lagi main gaple, wuish mereka senengnya minta ampun, dapat rokok gratis, saya langsung pulang, didepan rumah saya pasang lagi niat bahwa saya tidak akan merokok lagi. 

Selama satu minggu berlalu setelah insiden saya beli rokok tidak sadar itu, setiap malam saya selalu bermimpi, dan paling sering itu mimpi ketemu sama mantan dan pergi jalan-jalan sama geng saya waktu masih sekolah. 

Pada mulanya mimpi-mimpi malam itu tidak terlalu saya ambil pusing, sampai akhirnya saya bermimpi dimana mimpi yang satu ini membuat saya menyesal dan sangat menyesal sekali, saya bermimpi merokok kemudian dalam mimpi itu anak perempuan saya yang masih kecil nyontek gaya saya lagi merokok. 

Itu adalah mimpi yang paling menyedihkan bagi saya, bayangkan setelah mimpi itu saya langsung terbangun dan menangis, baru saya sadari ternyata selama ini kelakuan merokok saya sudah di contek anak saya, dan sialnya siang harinya saya betul-betul melihat anak perempuan saya yang masih umur 3 tahun itu niruin gaya merokok dengan sebatang pensil, saya remuk sekali rasanya. 

Sekarang saya sudah terbiasa tidak merokok untuk setiap aktifitas yang dulu selalu saya lalui dengan rokok, meski demikian mimpi-mimpi aneh selalu hadir disetiap malam, selama 67 hari berhenti merokok sudah dua kali saya bermimpi merokok, sekarang saya anggap mimpi-mimpi itu sebagai usaha mahluk lain yang ingin membuat saya dalam situasi stress dan mengantarkan saya kembali kepada rokok.
Rokok Itu Meneror Saya Sampai Kedalam Mimpi
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.

Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

Note: only a member of this blog may post a comment.