Mencari Pertolongan Untuk Saya Atau Mereka Yang Berhenti Merokok

Mencari Pertolongan Untuk Saya Atau Mereka Yang Berhenti Merokok

Berhenti merokok itu memang tidak mudah, setidaknya itu bagi saya dan bagi beberapa orang yang saya kenal, perjuangannya sungguh berat, maka sudah sepatutnya mereka yang berhenti merokok ini diberi dukungan dan bimbingan, entah itu oleh pemerintah maupun LSM khusus berhenti merokok. 

Di dunia internet saya mengenal komunitas berhenti merokok bermacam-macam dan salah satunya adalah “Quit Now”, komunitas online ini berkumpul dalam sebuah aplikasi android bernama “Quit Now”, meski ujung-ujungnya mereka yang berhenti merokok di “Duitkan” lagi, namun terlihat antusias para anggota komunitasnya, anda bisa download aplikasinya dan register kemudian ikuti forum yang tersedia disitu. 

Sekali lagi itu di “dumay” di dunia nyata ? barangkali ada juga komunitas atau yayasan atau LSM yang mewadahi orang-orang berhenti merokok ini, namun tidak terlalu nyaring terdengar, atau barangkali karena memang orang-orang yang mulai sadar dengan bahaya rokok ini telah menjadi bagian dari pengurangan devisa Negara? 

Entahlah, ketika saya ikuti beberapa forum di media social kalau untuk daerah perkotaan (dan barangkali itu di Jakarta atau bandung) ada yang namanya klinik berhenti merokok, dari cerita mereka di klinik ini manusia-manusia yang ingin berhenti merokok di beri arahan, bagaimana tahapan yang akan dilalui ketika akan memulai berhenti merokok. 

Intinya terapis untuk berhenti merokok itu banyak tersedia di kota dan tentu saja itu juga melibatkan tenaga medis, di aplikasi alodokter saya juga sempat konsultasi online dengan dokter, dan mereka juga menyatakan kalau di puskesmas seharusnya ada klinik berhenti merokok, namun sayang di puskesmas daerah tempat saya tinggal tidak mengenal ada yang namanya klinik berhenti merokok. 

Mencari Pertologan Untuk Saya Atau Mereka Yang Berhenti Merokok

Orang yang ingin berhenti merokok butuh dukungan dan bantuan, pengalaman saya selama tiga bulan berhenti merokok juga menyimpulkan demikian, sejak mula saya berhenti merokok, sakit yang saya rasakan, ketakutan yang saya alami setiap detik, beban mental yang timbul dan berbagai resiko lainnya, seharusnya saya mendapat bantuan psikiater dalam menjalaninya, meski saya penduduk yang tinggal di pedesaan. 

Saya percaya ada banyak pejuang berhenti merokok lainnya yang bisa saja gagal berhenti merokok, akibat tidak tahan dengan efek yang ditimbulkan, ketika mereka tidak mendapat bantuan. 

Berhenti merokok itu sungguh sakit, dan sakitnya itu tidak sekaligus namun perlahan-lahan setiap waktu tapi itu betul-betul sangat menyiksa, saya masih ingat entah berapa kali saya bolak-balik UGD gara-gara dada saya yang nyeri tidak karuan, kadang kepala yang puyeng terus menerus seperti orang yang tidak waras, semua itu saya alami. 

Karena saya tidak mendapat bantuan konseling spesifik soal berhenti merokok ini, semua rasa sakit itu menjadi pertanyaan besar dalam benak saya, yakni kapan semua ini akan berakhir? Sampai kapan saya harus merasakan sakitnya akibat berhenti merokok ini? Lalu bagaimana saya seharusnya melalui semua itu? 

Apakah karena saya tidak lagi menyumbang cukai rokok dalam setiap harga sebungkus rokok, sehingga saya yang tinggal di pedesaan ini tidak mendapat akses kesehatan terkait konsultasi berhenti merokok ini? Meski saya sudah menjalani berhenti merokok selama tiga bulan, namun perasaan cemas dan takut mengenai rokok itu masih selalu saya rasakan dan saya tidak yakin kapan itu semua akan berakhir. 

Some body help me please !!!
Mencari Pertolongan Untuk Saya Atau Mereka Yang Berhenti Merokok
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.

Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

Note: only a member of this blog may post a comment.